Cara Merawat Rantai Motor Yang Baik Dan Benar

Sebagaimana pernah Bintom kemukakan pada artikel terdahulu, bahwa rantai motor perlu mendapat perawatan khusus semoga ia bisa beroperasi dengan baik dan sempurna. Sebab bila hingga rantai motor berada dalam kondisi yang performanya jelek, bisa dipastikan jalannya motor juga tidak akan maksimal.

Silakan baca juga artikel seputar rantai motor ini: Cara Mudah dan Mudah Mengencangkan Rantai Motor

Nah, semoga rantai motor kesayangan bisa abadi dan tahan lama, maka ia memerlukan perawatan yang maksimal juga. Masalahnya tidak semua pemilik kendaraan mengetahui cara merawat rantaiu motor yang baik

Berikut ini hal-hal yang bisa dilakukan dalam cara merawat rantai motor:

Membersihkan rantai motor dari kotoran (debu dan lumpur) secara rutin. Adanya bubuk dan lumpur di rantai motor akan mengakibatkan rantai motor cepat aus.Berikan pelumas rantai motor secara terpola atau rutin dengan memakai pelumas rantai. Hindari melumasi rantai motor memakai oli bekas/solar/bensin/minyak. Mengapa? Karena oli bekas/solar/bensin/minyak sanggup melarutkan grease yang terdapat diantara pin dan bush.Pastikan rantai mempunyai ketegangan yang cukup. Tidak terlalu tegang dan tidak terlalu kendur. Penyetelan rantai yang terlalu kencang akan memberi beban tarik yang berlebih. Namun sebaliknya bila rantai yang disetel terlalu kendur akan mengakibatkan rantai terlepas dari mata gir.Jika saatnya ganti rantai dan gir motor, baiknya ganti gir depan, gir belakang dan rantai roda secara bersamaan alasannya usia pakai dari ketiga parts tersebut ialah sama serta menghemat biaya. Selain itu, bila penggantian hanya di salah satu komponen saja, maka hal ini bisa memperpendek usia pakai komponen yang baru.Hindari pemotongan rantai dengan alasan menghemat biaya. Karena rantai yang sudah mulur sangat beresiko akan putus sewaktu-waktu sehingga akan membahayakan keselamatan pengendara.

Selain itu, perawatan rantai motor juga tidak terlepas dari sikap pengendara motor ketika berkendara. Seperti´┐Żmelakukan akselerasi dan mengganti gigi perslening secara kasar. Mengapa? Karena parilaku ini bisa memperpendek usia logam rantai.