Mengganti Spion Motor Dengan Yang Kecil? Perhatikan Hal Ini!

Spion motor yang standar ialah sebagaimana spion motor gres yang dikeluarkan oleh dealer. Setelah motor itu dibeli, entah sebab alasan ingin tampil beda, gaul, keren atau alasan lainnya, tidak sedikit pemilik motor mengganti spion motor buatan pabrik motor itu.

Apalagi sekarang banyak beredar model dan tipe spion motor yang beredar di pasaran. Tinggal pilih mana spion yang sesuai selera. Mana yang cocok dengan selera, sanggup eksklusif memasangnya.

Saat mengganti beling spion motor, kadang banyak pemilik motor yang asal memilih. Tidak sedikit diantara mereka yang mengganti beling spion dengan yang lebih kecil. Benarkah keputusan mengganti beling spion itu?

Kaca spion dibentuk dan dirancang dalam upaya kenyamanan dan keselamatan dalam berkendara.�Menggunakan spion standar pabrikan motor tentu menjadi hal yang bagus, sebab memang, bentuk spion standar buatan pabrik sudah dibentuk sebaik mungkin biar pengendara sanggup melihat kondisi dibelakang kendaraan dengan jarak & komposisi yang pas dan sesuai. Hanya saja, jikalau pemilik kendaraan ingin tetap memakai spion aftermarket, maka ada beberapa tips dan ketentuan yang harus dipertimbangkan.

Hal inilah yang kadang jarang mendapat perhatian dari pemilik motor. Ada banyak alasan yang mereka kemukakan. Ada yang bilang ribet, sehingga malah ada yang hingga nekat mencopot salah satu spion, atau malah kadang mencopot keduanya. Ketahuilah, tindakan ini sangat membahayakan diri dan juga orang lain di jalan.

Perlu menjadi kesadaran bagi kita pribadi sebagai pengguna jalan. Selain diri kita, orang lain pun mempunyai hak yang sama dalam mendapat keselamatan dan kenyamanan berkendara di jalan raya. Dengan tindakan mencopot salah satu atau kedua spion, secara sadar atau tidak sadar, kita telah berlaku dzolim kepada orang lain. Akibat tindakan ceroboh yang kita lakukan, orang lain sanggup mendapat celaka. Maka, apapun alasannya, spion harus tetap terpasang di motor. Tidak sanggup tidak.

Kembali ke pokok bahasan soal mengganti spion aftermarket, memang tidak salah jikalau pemilik motor mengganti spion dengan jenis itu. Hanya saja, perlu diperhatikan hal-hal berikut ini:

Pastikan spion yang dipilih tidak mengganggu pandangan ketika melihat ke belakang.Pastikan jangkauan dalam beling spion cukup jelas, dan tidak terhalang lengan.Gunakan spion dengan beling yang agak cembung ( konvex mirror ) biar penglihatan kebelakang lebih luas.Pilih spion dengan tangkai yang lebih panjang dari kemudi. Hal ini akan mempunyai kegunaan untuk memaksimalkan spion sebagai batas kemudi dengan kendaraan lain. Sehingga jikalau tidak sengaja bersenggolan dengan kendaraan lain, spionlah yang pertama kali terkena bukan kemudi.