Rencana Produksi Toyota Agya Dengan 7 Penumpang Masih Ditutup Rapat-Rapat

Mungkin dikala ini pasar kendaraan beroda empat murah atau yang sering disebut dengan Low Cost Green Car (LCGC) memang sudah menjadi salah satu segmen yang paling banyak di incar oleh para konsumen. Dengan melalui harga yang lebih murah, sekarang para pengguna dapat mendapat kendaraan beroda empat impiannya. Dan apalagi dengan kehadiran LCGC sendiri akan berhasil membuka jalan alternative gres untuk pilihan kendaraan beroda empat masa kini.

Namun sayangnya dikala ini kebanyakan kendaraan beroda empat LCGC yaitu bersegmen hatchback. Sudah tergitung dari beberapa produsen kendaraan beroda empat LCGC di Indonesia mahpir semua pabrikan focus pada segmen kendaraan beroda empat LCGC yang bertype hatchback. Hanya saja ada satu produsen kendaraan beroda empat yang menentukan jalan alternative kendaraan beroda empat yang berjenis Multi Purpose Vehicle (MPV) yakni yaitu Datsun Indonesia dengan melalui kendaraan beroda empat produksinya yakni Datsun Go+ Panca yang mempunyai konfigurasi kabin terbesar dikelasnya, yakni Dengan memakai deretan 5+2. Padahal apabila kita amati dikala ini para konsumen di Indonesia cenderung menentukan kendaraan beroda empat yang mempunyai kapasitas kabin yang luas, maka tidak heran apabila penjualan DatsunGo+ sangat baik.

Kabarnya, melihat mantapnya LCGC dengan 7 penumpang menciptakan Toyota dikala ini tengah mempersiapkan untuk berbagi kendaraan beroda empat LCGC MPV, yang akan tetap mengusung Toyota Agya sebagai basisnya untuk pasar Indonesia. Namun ketika dikonfirmasi dilema kejelasan dari kabar tersebut, pihak dari Toyota masih enggan untuk mengakui mengenai Toyota Agya dengan 7 penumpang tersebut.

Sepeti yang dikutip dari laman viva.co.id pada hari selasa 24 November 2015, Samulo mengakan kepada para wartawan bawa tidak, belum ada planning sejauh ini. Masih kita study, untuk sejauh ini masih belum ada rencana.

Samulo juga memperlihatkan klarifikasi apabila untul penyegaran line-up LCGC, Toyota akan melaksanakan hal yang tidak harus sama dengan para kompotitornya. Maka dengan kata lain Toyota masih mempunyai seni administrasi khusus yang harus diterapkan, dan pastinya seni administrasi yang dilakukan oleh Toyota tidak akan sama dengan para kompotitorya. Dan salin itu dikala ini Toyota masih menentukan untuk focus Agya hatchback, yakni dimana secara kuantitatif penjualan Toyota Agya masih mendapat respon yang luar biasa dai para konsumen.

Mengenai dilema prospek Agya dengan 7 penumpang, Samulo sendiri juga tidak mau menampik mengenai dilema potensi tersebut. Disebutkan bahwa dikala ini Toyota masih mempelajari dan memonitor kondisi lapangan dikala ini.

Lalu Sentara itu rumor dengan akan hadirnya Toyota Agya dengan 7 penumpang senter lontarkan oleh sumber terpercaya lainnya dari Toyota, yang menyatakan jikalau Toyota Agya versi 7 penumpang masih tengah dipersiapkan oleh Toyota dan sudah hingga ketahap pengembangan.

Sedangkan untuk dilema harga dari Toyota Agya 7 penumpang telah diprediksi akan lebih mahal jikalau dibandingkan denga Toyota Agya versi hatchback. Masih dari sumber yang sama juga diperoleh bahwa Toyota Agya dengan 7 penumpang telah siap menjalankan debutnya pada tamat tahun 2017mendatang.